Fans FB

Senin, 28 Mei 2012

LOL for Miley

Saya mengira tidak ada lagi film Miley Cyrus yang lebih buruk dari The Last Song, saya jelas salah, karena ternyata ada LOL yang seperti judulnya memang pantas di tertawakan nyaring.
So, LOL tidak menawarkan sesuatu yang baru di narasinya. Tema tentang pergaulan remaja SMU masa kini dengan segala suka dukanya dan juga tema tentang hubungan ibu-anak yang sudah berulang kali dijejelkan dalam drama-drama remaja kebanyakan dengan menjadikan dunia digital sebagai gimmick-nya. Sebenarnya tidak jadi masalah seberapa usang premisnya itu, namun yang menjadi masalah dalam LOL adalah lemah dan tidak menariknya naskah yang garapan Azuelos. Ya, konyol memang, sutradara dan penulis yang sama, sementara di film aslinya begitu sukses namun harus gagal total di remakenya. Jadi siapa yang harus disalahkan lagi? Miley Cyrus? Demi Moore? Harus diakui Cyrus memang tidak pernah bisa tampil bagus di film layar lebarnya.

Jadi dengan buruknya kualitas LOL jelas semakin membuat saya percaya bahwa setiap film yang dibintangi Miley Cyrus sebagai peran utamanya bisa dipastikan tidak pernah bagus, ya, mudah-mudahan saja asumsi saya salah, tapi untuk sementara ini memang terbukti dan Sisi positifnya lagi, saya menjadi tergoda untuk menonton versi Perancisnya yang konon jauh lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar