Click Here To Download
Page
Fans FB
Selasa, 31 Januari 2012
Senin, 30 Januari 2012
My TOP 40 Chart Edisi 30 Januari 2012
by Fariz Palmero DelRey on Monday, 30 January 2012 at 14:40
Untuk runner up minggu ini Band Rock Evanescence dgn single ke-2 mereka My Heart is Broken mencoba menantang Ass Back Home, udah nonton video clip-nya?? FLAWLESS dan di peringkat ke-3 ada single ke-3 dr Selena Gomes and The Scenes dgn Hit The Lights!!
Sementara jajaran NEW ENTRY cukup sepi minggu ini, saya cuma masukin 3 new comer aja namun ketiganya berkualitas, here they are:
1. Pixie Lott - Kiss The Star (#40)
single ke-3 dr album Young Foolish Happy
2. Jason Derulo - Breathing (#37)
single ke-3 dr album Future History
3. Demi Lovato - Give Your Heart A Break (#35)
single ke-2 dr album Unbroken
Dan inilah full listnya:
No LW WOC Artist Title
01 02 09 Gym Class Heroes Ft. Neon Hitch Ass Back Home
02 05 10 Evanescence My Heart is Broken03 06 09 Selena Gomez and The Scene Hit The Lights
04 04 08 Will.I.Am Ft. Jennifer Lopez & Mick Jagger T.H.E (The Hardest Ever)
05 07 08 Sean Paul She Doesn't Mind
06 08 07 The Cranberries Tomorrow
07 09 06 Lana Del Rey Born To Die
08 11 07 David Guetta Ft. Nicki Minaj Turn Me On
09 14 08 Mike Posner Looks Like Sex
10 15 06 Kelly Clarkson What Doesn't Kill You (Stronger)
11 17 08 Chris Brown Ft. Kevin McCall Strip
12 20 07 Karmin Crash Your Party
13 01 10 P!nk Bridge of Light
14 18 06 Alexandra Stan Feat. Carlprit One Million
15 19 05 Flo Rida ft. Sia Wild Ones
16 03 11 Avril Lavigne Wish You Were Here
17 22 04 Taylor Swift feat. The Civil Wars Safe & Sound
18 21 06 Guy Sebastian Don't Worry Be Happy
19 10 09 Big Time Rush Ft. Mann Music Sounds Better Without You
20 24 05 Adam Lambert Better Than I Know Myself
21 25 06 Julia Volkova All Because Of You
22 26 04 Cobra Starship Ft. Mac Miller Middle Finger
23 27 05 Ariana Grande Put Your Hearts Up
24 28 03 Jason Mraz I Won't Give Up
25 30 02 Train Driven By
26 31 4 Dev Ft. Enrique Iglesias Naked
27 12 10 Rihanna You Da One
28 32 04 Ashanti Ft. Busta Rhymes The Woman You Love
29 33 02 Foster The People Don’t Stop ( Color On The Wall)
30 13 11 Lady Gaga Marry The Night
31 34 03 Alesha Dixon Do It Our Way (Play)
32 35 02 Drake Ft. Rihanna Take Care
33 16 10 Amy Winehouse Ft. Nas Like Smoke
34 36 03 Girl's Generation Feat. Snoop Dogg The Boys (Remix)
35 NEW 01 Demi Lovato Give Your Heart A Break
36 38 02 LMFAO Sorry For Party Rocking
37 NEW 01 Jason Derulo Breathing
38 40 02 The All-American Rejects Beekeeper's Daughter39 23 12 Evan T Feat. Avril Lavigne Best Years Of Our Lives
40 NEW 01 Pixie Lott Kiss The Star
Out From Chart:
14 Cher Lloyd feat. Mike Posner With Ur Love (peak position #1)
11 Far East Movement Ft. Rye Rye Jello (peak position #9)
11 Christina Perri A Thousand Years (peak position #1)
Sabtu, 28 Januari 2012
Lars and the Real Girl - 2007
Sangat telat memang saya menontonnya...tapi setidaknya saya tak terlewatkan film bagus ini, sedikit aneh pada awal ceritanya namun berubah sangat bagus ketika saya terbawa dgn drama yg berbau sedikit satir ini....Jauh sebelum Jodie Foster membuat Mel Gibson depresi dengan boneka berang-berangnya yang bisa berbicara dalam The Beaver
tahun lalu, ada Craig Gillespie dan Nancy Oliver yang sudah terlebih
dahulu melakukannya. Mereka mengemukan tubuh Ryan Gosling, memberinya
kumis tebal dan menjadikannya sebagai Lars Lindstrom, pemuda delusional
karismatik yang menjalin hubungan dengan Bianca, eits! Tapi tunggu dulu,
Bianca bukanlah perempuan biasa, ia adalah boneka seks yang dibeli Lars
lewat Internet. “He’s nuts”
seperti kata kakak laki-lakinya, Gus (Paul Schneider) kepada Dr. Dagmar
(Patrcia Clarkson), dokter keluarga yang juga seorang psikiater. Lars
juga bukan pemuda normal walaupun ia adalah anak baik. Adalah trauma
masa lalu membuatnya menjadi pribadi yang tertutup, ia bahkan tidak mau
disentuh orang lain termasuk Gus dan iparnya, Karin (Emily Mortimer).
Tapi membawa boneka seks dan menjadikan mainan plastik itu sebagai
kekasihnya tentu saja tidak pernah disangka Gus dan Karin, termasuk
penduduk kota yang menyayanginya.
Ada komedi di dalamnya yang membuat kita tersenyum atau bahkan mungkin tertawa, tapi hebatnya tidak membuat kita sampai hati untuk mengolok-olok segala ‘kegilaan’ Lars, sebaliknya, Gillespie mengajak kita turut bersimpati, peduli dan memaklumi karena semata-mata Lars menjadikan Bianca sebagai perwakilan dirinya dalam berinteraksi, mengeluarkan segala unek-uneknya sampai pada akhirnya karena Bianca jugalah ia bisa menemukan kesadaran dirinya yang terengus trauma masa lalu.
Tidak
seperti settingnya yang dingin, ini adalah film yang menghangatkan dan
membuat kita nyaman dengan segala kebaikan di dalamnya, sebuah ‘heartwarming’ drama kata orang di barat sana. Semua karakter tampak begitu menyenangkan dan begitu supportif,
tidak ada karakter antagonis di sini kecuali mungkin Lars dan dirinya
sendiri. Ryan Gosling sudah melakukan hal hebat untuk menghidupkan
karakter Lars yang ‘sakit’ sekaligus karismatik secara bersamaan, sebuah
pribadi yang kompleks dengan tragedi masa lalu yang menghantuinya.
So, Lars and the Real Girl
mungkin bukan drama yang paling realistis namun ia sudah memberikan
sebuah cerita menarik tentang hubungan antar manusia, pencarian jati
diri, perdamaian dengan masa lalu dan begitu banyak kebaikan di dalamnya
plus karkater yang menarik dan kompleks. Ya, ini sebuah drama yang
bagus.
Kamis, 26 Januari 2012
desperated housewives
Ini dia Serial favorit saya, whuaaaaaaaaaaa sayang saya terputus nonton berhubung TV Nasional tidak menayngkannya lagi, yah bisa sih lwt DVD tapi khan beli original mahaaaal, apalagi season nya banyak, mau beli yang bajakan,,malas sekali dgn teks yang kacau....Dulu ingat sekali klo udah jam tayangnya saya siap2 depan nungguin...Nah kali ini mau sedikit berkangen2an sama ibu2 penuh maslah ini ya...Serial pemenang "Golden Globe" dan "Emmy" ini dibintangi sejumlah aktis
kenamaan, seperti Teri Hatcher, Felicity Huffman, Eva Longoria, dan
Marcia Cross.
Desperate Housewives dimulai dengan kisah bunuh diri dari Mary Alice
Young. Kematiannya meninggalkan misteri dalam bentuk sebuah kotak
mainan, yang dikubur oleh Mary Alice Young dibawah kolam renang
rumahnya. Di dalam kotak ini ditemukan tulang belulang dari seorang
wanita yang identitasnya masih belum diketahui. Rahasia ini akan
dipecahkan sepanjang jalannya episode di seri satu dengan cerita-cerita
dari teman-teman Mary Alice Young yang juga tinggal di jalan tersebut.
Teman-teman dari Mary Alice Young ini berbeda-beda, namun selalu
termasuk dalam kriteria "Desperate Housewives".
# Susan Mayer bercerai dgn suaminya dan memiliki anak ABG Julie,T, perempuan clumsy dan kadang suka berbuat konyol, nampaknya selalu menjadit tokoh yang lovable.
# Lynette bersuamikan pekerja kantor memiliki anak2 yg super bandel,mengasuh anak hasil love child suaminya di masa lalu,
sampai pertarungan karier dengan sang suami sepanjang delapan musim,
Lynette harus menghadapi kenyataan pernikahannya dengan Tom Scavo tak
lagi terselamatkan
# Bree perempuan super perfeksionist yang menginginkan semuanya secara perpect tp hatinya tdk bahgia,harus berlapang dada ketika Andrew, anaknya yang gay kembali tinggal bersamanya, dan Danielle, anak perempuannya yang pemberontak, memulai bisnis sex toys di
rumahnya. Ia juga terpaksa bersitegang dengan mantan kekasihnya, Chuck,
dan mencoba cari bukti atas perkara pembunuhan yang melibatkan Bree
# Gabriel istri dari pria Latin dan suka nakal dan selingkuh dgn brondong,menjadi tokoh kunci sepanjang musim kedelapan, karena ayah tirinya yang
terbunuh akhirnya menyeret ketiga sahabatnya ke dalam permasalahan
kriminal. Pernikahannya dengan Carlos (Ricardo Chavira) juga mengalami
guncangan karena Carlos dirundung rasa bersalah dan berubah menjadi
alkoholik
# Eddie wanita penggoda yang tak pernah akur dgn 4 sekawan Bree, Lynette, Gabby dan Susan
Mereka ini adalah ibu2 dengan semua problema seru sekali rasanya menonton ulah2 mereka semua
- Saya ngakak sekali waktu Gabriel dgn gaun malam terburu2 memotong rumput halaman utk menutupi perselingkuhannya...
- Saya surprise ketika mengetahui anak Bree ternyata Gay.
- Adegen suami Bree yang alergi Onion alias bawang bombay itu juga favorit saya, teringat waktu saya bikin salad di Restaurant saya bekerja dulu
- Setiap kali Eddi muncul, adalah adegan yang seru dgn sifat binal dan menggoda nya
- Ketika Susan mengendap2 ke rumah Brit yg menyebabkan kebakaran, lelucon yg sangat brillian, pake acar bawa2 measuring jug lagi...dasar Susan ceroboh
- Kehadiran si cowok macho Mike tukang ledeng itu yg bikin tambah seru krn Susan sptnya rebutan sama Eddie
Aduuuh pokoknya aku suka sekali serial ini, setiap adegannya sangat seru, tapi sayangnya saya tidak selesai nontonnya, berharap bisa dia angkat kelayar lebar dengan pemain yang sama layaknya Sex And The City
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
| Nicolette Sheridan - Eddie Britt |
Selasa, 24 Januari 2012
THE ADVENTURES OF TINTIN in my opinion

Beruntung generasi
80’an yang kadung cinta banget sama yang namanya Tintin bisa berjumpa
dengan versi movie-nya yang digarap secara maksimal oleh sutradara
handal Steven Spielberg. Astaga saya khan lahirnya 90-an ( pengen dibilang muda terus wkwkwk) . Saat generasi 80’an masih duduk di
bangku SD atau juga SMP, komik Tintin masuk dalam kategori bacaan wajib
karena mengandung unsur-unsur yang membuat penggemarnya suka dan fanatik
berat, tapi saya jujur ga pernah baca komiknya, cuma tau dari serial TV kartun nya saja heeeeeeeeeee
Tak mengherankan bila
generasi tersebut lekat banget sama yang namanya jurnalis berambut
jambul tersebut. Manakala hembusan kabar mengenai dibuatnya Tintin the movie jelas ini menjadi berita gembira buat mereka. Biar bagaimana pun yang diharapkan tentunya adalah versi bioskop yang paten.
Hasilnya,
banyak yang setuju tidaklah mengecewakan namun sayangnya banyak pula
yang menyambutnya dengan tidak antusias alias menganggap Tintin bukanlah
film yang gimana gitu. Harus diakui secara teknik filmografi, sinematografi, atau pun juga animasi, The Adventures of Tintin adalah the best in terms of effort.
Mereka yang bergelut menghasilkan produk tontonan yang berkualitas
mampu memberikan hasil terbaik menggarap cowok imut kaya gue ini, yang memiliki naluri
kewartawanan tingkat tinggi ini menjadi tontonan keren yang tetap stick to the comic’s plot.
Kehebatan
film ini patut disyukuri oleh orang-orang yang memang fanatik akan
kisah komiknya karena minimak kenangan bacaan bermutu saat muda dulu
muncul lagi dengan nuansa baru. Sayangnya, tidak untuk generasi
sekarang ini yang sepertinya adem ayem dan tak antusias. Alasannya yang
paling kuat adalah mereka tidak familiar dengan Tintin, Snowy dan
rombongannya yang bagi generasi dulu begitu melekat di hati. Tintin
bukanlah bacaan anak sekarang yang lebih memilih teenlit atau
komik naruto dan sebagainya yang bagi mereka lebih menghebohkan. Meski
imut dan dibekali kemampuan menuntaskan misteri, tak berlaku bagi anak
sekarang. Inilah yang menjadikan Tintin biasa-biasa saja bagi mereka.
Lepas dari rasa skeptis meski tidak sampai antipati, namun The adventures of Tintin juga sebetulnya memiliki poin-poin yang mesti dibenahi khususnya agar jilid dua dan tiganya menjadi lebih berkesan di hati. Di luar teknik animasinya yang terbilang cakep atau pun juga cast
nya yang tak memiliki kata cacat, entah mengapa setelah menonton film
ini, bagi sebagian penonton ada yang mengatakan filmnya terlalu cepat
dan kurang detail. Ada sedikit kesan kurang masuk akal dan tidak logis
khususnya saat Tintin bisa dengan cepat mengambil sebuah kesimpulan
untuk kemudian berlanjut ke adegan berikutnya. Saking stick to the comic
nya mungkin Spielberg pun melakukan hal tersebut. Membaca komik
khususnya Tintin lebih mengeksplorasi pikiran dan fantasi. Agak sedikit
berbeda dengan film yang lebih condong ke visualisasi sehingga
kesan-kesan tak logis pun bisa kentara jelas dan sedikit mengganggu.
The Adventures of Tintin adalah “mainannya” kaum cowok karena jarang cewek yang tertarik apalagi hingga terpikat sama Tintin dan Snowy. Akankah
hal itu menjadi kendala atau pekerjaan rumah untuk Spielberg atau pun
Peter Jackson dalam penggarapan jilid berikutnya? Sepertinya mereka
tidak terlalu memikirkannya karena toh Tintin tetap memiliki
penggemar khususnya yang datang dari era 80’an tadi yang kuantitasnya
boleh dibilang cukup banyak juga.
pemain: Jamie Bell, Daniel Craig, Andy Serkis, Simon Pegg, Nick Frost
Sutradara: Steven Spielberg
Naskah: Steven Moffat, Edgar Wright, Joe Cornish
Durasi: 107 menit
Bujet: $135 juta
Distributor: Paramount Pictures, Columbia Pictures
Source : Movie Monthly, Cinemags
Senin, 23 Januari 2012
The Hobbit: An Unexpected Journey dirilis 14 Desember 2012
Syuting The Hobbit kini masih berlangsung di Selandia Baru. Sang sutradara, Peter Jackson baru saja merilis 3 foto resmi pertama via majalah Entertainment Weekly. Dalam foto tersebut memperlihatkan sosok Martin Freeman sebagai Bilbo Baggins dan Sir Ian McKellan sebagai penyihir Gandalf. Sementara foto lainnya memperlihatkan Peter Jackson sedang berdiskusi dengan Martin Freeman. The Hobbit adalah bagian pertama dari trilogi The Hobbit yang akan dirilis Desember 2012. Bagian kedua, The Hobbit: An Unexpected Journey dirilis 14 Desember 2012 dan The Hobbit: There and Back Agains dirilis 13 Desember 2013.The Hobbit menjadi proyek ambisius sutradara Peter Jackson setelah sukses besar dengan trilogi The Lord of the Rings 1 dekade lalu. Sekarang, Jackson menggandeng kembali seluruh pemain utama dan pendukung The Lord of the Rings untuk terlibat dalam film yang diadaptasi dari novel J.R.R. Tolkien ini.
The Hobbit akan mengambil setting 60 tahun sebelum kejadian di The Lord of the Rings dan menfokuskan petualangan paman Frodo, Bilbo Baggins (Martin Freeman) untuk merebut kembali kerajaan Erebor milik kaum kurcaci yang hilang karena ditaklukkan Smaug. Film ini akan diproduksi bersama antara New Line Cinema dan MGM. Warner Bros Pictures bertindak sebagai distributor lokal dan MGM sebagai distributor internasional. Naskah The Hobbit ditulis secara keroyokan oleh Fran Walsh, Philippa Boyens, Guillermo del Toro dan Peter Jackson. Untuk proses pengambilan gambarnya menggunakan kamera 3D dan teknologi stereo.

Brave , Animasi Terbaru PIXAR

Mengambil setting di Skotlandia, film animasi ini menceritakan tentang petualangan Merida, seorang pemanah ulung, yang terkena kutuk karena telah menentang tradisi. Untuk menjaga autentisitas cerita, Pixar mendatangkan sejumlah aktor berdarah Skotlandia, seperti Kelly Macdonald, Billy Connolly, Kevin McKidd, Craig Ferguson, dan Robbi Coltrane, sebagai pengisi suara. Pixar pun tidak melupakan aktor pengisi suara kesayangannya, John Ratzenberger, untuk turut serta dalam proyek ini.Film Brave yang digarap oleh Mark Andrews, serta dituliskan oleh Brenda Chapman dan Irene Mecchi ini akan dirilis pada tanggal 22 Juni 2012.
THE AVENGERS
Tahun 2012, Marvel Comik akan mengguncang dunia lewat
penggabungan empat tokoh superhero kedalam satu film layar lebar, The
Incredible Hulk (2008) Iron Man (2010) Captain America (2011) dan Thor
(2011).
' The Avengers' adalah judul film yang akan diangkat oleh Marvel comik ini, Robert Downey Jr (Iron Man) Chris Evans (Captain America) Chris Hemsworth (Thor) masih akan memainkan peran mereka terdahulu, tapi ada pergantian pemeran dalam The Incredible Hulk yang dulu diperankan oleh pemenang Academi Award, Edward Norton. Norton akan digantikan oleh Mark Ruffalo yang terkenal dalam film Shutter Island.
Memang disayangkan, pemeran sekelas Norton tidak dipakai dalam film sekaliber The Avengers untuk mengisi peran Bruce Banner, tapi menilik dari akting Mark Ruffalo, rasanya ruang kosong itu bisa ditambal dengan baik, mengingat kemungkinan Hulk akan menjadi pemeran pembantu saja di film ini.
PERTEMUAN
Penggabungan empat film diatas, bukan asal buat sang sutradara 'Joss Whoden', karena keempat film itu 'sudah diberi tali penghubung' untuk saling bertemu. Memang perfilman luar negeri paling pintar dalam me-remake alur cerita yang belum atau sudah dibuat, simak catatan dibawah ini.
Bermula dari film The Incredible Hulk (2008) saat di akhir film Jendral 'Thunderbolt' Ross (William Hurt) sedang stres sendiri di sebuah bar, datanglah Tony Stark (Robert Downey Jr) dan berkata
"Bagaimana jika kukatakan kepadamu bahwa kita sedang menyusun satu regu?"
Disitu pasti penonton langsung tau Hulk dan Iron Man akan bahu- membahu.
Setelah 3 tahun berlalu (2008-2011) para teman-teman penggemar film (terutama saya) hampir saja lupa akan perjumpaan Tony- Thunderbolt di film Hulk,diingatkan kembali dengan munculnya manusia palu dari planet lain yang nyasar kebumi, dia adalah Thor (Chris Hemsworth).
Film Thor menceritakan seorang pemuda yang akan menjadi seorang raja di planet Asgard, namun karena keangkuhan serta kesombongannya, ayahnya Odin mengirim Thor ke planet bumi beserta 'palu keramatnya'.
Disitu ada Agen S.H.I.L.D Coulson (Clark Gregg) yang kalau kalian pernah menonton Iron Man (2010), berpamitan dengan Tony Stark
"Aku dipindah tugaskan, Direktur Fury ingin aku di New Mexico".
Nah, ternyata agen Coulson berada di New Mexico untuk meneliti palu 'Thor' yang ikut terjatuh.
Secara logika, kita sebagai maniak film pasti 'tersadar' dengan dua film yang saling terhubung tersebut (Thor-Iron Man). Tapi simpan dulu takjub kalian itu, karena rasa penasaran kalian akan komplit bila sudah menonton film Captain America.
Captain America 'The First Avenger' dirilis bulan July 2011 lalu diseluruh dunia. Cerita sedikit bergeser ke jaman perang, sekitar tahun 40an, dimana Chris Evans yang berperan sebagai 'Steve Rogers' adalah seorang pemuda jujur dan punya semangat tinggi dalam membela negaranya Amerika Serikat. Namun karena fisik yang tidak memadai, dia selalu gagal masuk militer.
Steve kemudian mendaftarkan diri menjadi bagian dari eksperimen militer yang dikenal dengan nama Project: Rebirth. Tujuan program ini adalah menciptakan prajurit super yang bakal diturunkan ke medan laga.
Saat Steve menjadi seorang Captain America, dia bertempur dengan seorang Nazi bernama Red Skull (Hugo Weaving) disebuah pesawat dan harus menghentikan bom yang dapat merubuhkan sebuah negara. Dengan kekuatannya, Red Skull bisa dikalahkan dan Captain America harus menghentikan bom tersebut.
Tapi sayang, akibat benturan keras pesawat yang jatuh kesebuah bongkahan es, Captain America 'hampir' tak selamat.
Disini kejeniusan sutradara juga diacungi jempol, pertempuran pada perang dunia ke-II dengan kehidupan Iron Man yang berada jauh diatasnya bisa ditutupi dengan dalih tertidur hampir 70 tahun lamanya.
Disini pimpinan S.H.I.L.D Nick Fury (Samuel L. Jackson) mencegat Captain America yang sedang kebingungan melihat banyak bangunan pencakar langit. Dan Nick Fury berkata
"lebih baik menjelaskannya sedikit demi sedikit kepadamu, Anda telah tertidur selama hampir 70 tahun".
Nah, dari cerita panjang lebar saya diatas, bisa kita jabarkan bagaimana keempat tokoh diatas bisa bergabung dalam film 'The Avengers'. Jadi, bagaimana bila keempat tokoh itu digabungkan dalam 1 film layar lebar? Jawabannya pasti 'Luar Biasa'. Cant wait, tapi sayang HULK nya bukan diperankan sama Edward Norton idola saya :p
Sebuah film Sci-fi yang diadaptasi dari komik janganlah kita cari kelemahannya, karna pasti tidak ada logika yang bisa kita ambil dari cerita film itu, contoh dekat 'Transformers Dark of The Moon' yang mengisahkan persekutuan antara Decepticon dengan astronot bumi. Anak-anak saja bisa berkata, 'Ceritanya gak masuk akal'.
Tapi carilah sisi hiburan yang ada didalam film dengan melihat kehebatan efek CGI dari film-film superhero itu, yah meskipun film nya sangat dangkal
Tahun 2012 bisa kita bilang adalah tahun perfilman dunia, betapa tidak, film-film box office yang menjadi raja beberapa tahun yang lalu semisal 'Batman', 'Spiderman' 'Superman' dan 'The Avengers'akan saling sikut untuk memperebutkan posisi pertama.
' The Avengers' adalah judul film yang akan diangkat oleh Marvel comik ini, Robert Downey Jr (Iron Man) Chris Evans (Captain America) Chris Hemsworth (Thor) masih akan memainkan peran mereka terdahulu, tapi ada pergantian pemeran dalam The Incredible Hulk yang dulu diperankan oleh pemenang Academi Award, Edward Norton. Norton akan digantikan oleh Mark Ruffalo yang terkenal dalam film Shutter Island.
Memang disayangkan, pemeran sekelas Norton tidak dipakai dalam film sekaliber The Avengers untuk mengisi peran Bruce Banner, tapi menilik dari akting Mark Ruffalo, rasanya ruang kosong itu bisa ditambal dengan baik, mengingat kemungkinan Hulk akan menjadi pemeran pembantu saja di film ini.
PERTEMUAN
Penggabungan empat film diatas, bukan asal buat sang sutradara 'Joss Whoden', karena keempat film itu 'sudah diberi tali penghubung' untuk saling bertemu. Memang perfilman luar negeri paling pintar dalam me-remake alur cerita yang belum atau sudah dibuat, simak catatan dibawah ini.
Bermula dari film The Incredible Hulk (2008) saat di akhir film Jendral 'Thunderbolt' Ross (William Hurt) sedang stres sendiri di sebuah bar, datanglah Tony Stark (Robert Downey Jr) dan berkata
"Bagaimana jika kukatakan kepadamu bahwa kita sedang menyusun satu regu?"
Disitu pasti penonton langsung tau Hulk dan Iron Man akan bahu- membahu.
Setelah 3 tahun berlalu (2008-2011) para teman-teman penggemar film (terutama saya) hampir saja lupa akan perjumpaan Tony- Thunderbolt di film Hulk,diingatkan kembali dengan munculnya manusia palu dari planet lain yang nyasar kebumi, dia adalah Thor (Chris Hemsworth).
Film Thor menceritakan seorang pemuda yang akan menjadi seorang raja di planet Asgard, namun karena keangkuhan serta kesombongannya, ayahnya Odin mengirim Thor ke planet bumi beserta 'palu keramatnya'.
Disitu ada Agen S.H.I.L.D Coulson (Clark Gregg) yang kalau kalian pernah menonton Iron Man (2010), berpamitan dengan Tony Stark
"Aku dipindah tugaskan, Direktur Fury ingin aku di New Mexico".
Nah, ternyata agen Coulson berada di New Mexico untuk meneliti palu 'Thor' yang ikut terjatuh.
Secara logika, kita sebagai maniak film pasti 'tersadar' dengan dua film yang saling terhubung tersebut (Thor-Iron Man). Tapi simpan dulu takjub kalian itu, karena rasa penasaran kalian akan komplit bila sudah menonton film Captain America.
Captain America 'The First Avenger' dirilis bulan July 2011 lalu diseluruh dunia. Cerita sedikit bergeser ke jaman perang, sekitar tahun 40an, dimana Chris Evans yang berperan sebagai 'Steve Rogers' adalah seorang pemuda jujur dan punya semangat tinggi dalam membela negaranya Amerika Serikat. Namun karena fisik yang tidak memadai, dia selalu gagal masuk militer.
Steve kemudian mendaftarkan diri menjadi bagian dari eksperimen militer yang dikenal dengan nama Project: Rebirth. Tujuan program ini adalah menciptakan prajurit super yang bakal diturunkan ke medan laga.
Saat Steve menjadi seorang Captain America, dia bertempur dengan seorang Nazi bernama Red Skull (Hugo Weaving) disebuah pesawat dan harus menghentikan bom yang dapat merubuhkan sebuah negara. Dengan kekuatannya, Red Skull bisa dikalahkan dan Captain America harus menghentikan bom tersebut.
Tapi sayang, akibat benturan keras pesawat yang jatuh kesebuah bongkahan es, Captain America 'hampir' tak selamat.
Disini kejeniusan sutradara juga diacungi jempol, pertempuran pada perang dunia ke-II dengan kehidupan Iron Man yang berada jauh diatasnya bisa ditutupi dengan dalih tertidur hampir 70 tahun lamanya.
Disini pimpinan S.H.I.L.D Nick Fury (Samuel L. Jackson) mencegat Captain America yang sedang kebingungan melihat banyak bangunan pencakar langit. Dan Nick Fury berkata
"lebih baik menjelaskannya sedikit demi sedikit kepadamu, Anda telah tertidur selama hampir 70 tahun".
Nah, dari cerita panjang lebar saya diatas, bisa kita jabarkan bagaimana keempat tokoh diatas bisa bergabung dalam film 'The Avengers'. Jadi, bagaimana bila keempat tokoh itu digabungkan dalam 1 film layar lebar? Jawabannya pasti 'Luar Biasa'. Cant wait, tapi sayang HULK nya bukan diperankan sama Edward Norton idola saya :p
Sebuah film Sci-fi yang diadaptasi dari komik janganlah kita cari kelemahannya, karna pasti tidak ada logika yang bisa kita ambil dari cerita film itu, contoh dekat 'Transformers Dark of The Moon' yang mengisahkan persekutuan antara Decepticon dengan astronot bumi. Anak-anak saja bisa berkata, 'Ceritanya gak masuk akal'.
Tapi carilah sisi hiburan yang ada didalam film dengan melihat kehebatan efek CGI dari film-film superhero itu, yah meskipun film nya sangat dangkal
Tahun 2012 bisa kita bilang adalah tahun perfilman dunia, betapa tidak, film-film box office yang menjadi raja beberapa tahun yang lalu semisal 'Batman', 'Spiderman' 'Superman' dan 'The Avengers'akan saling sikut untuk memperebutkan posisi pertama.
My TOP 40 Chart edisi 23 Januari 2012 by Fariz Palmero DelRey on Monday, 23 January
Tepat di Hari Raya IMLEK single P!NK - BRIDGE OF LIGHT berhasil jadi jawara di chart saya menggeser single You Da One nya milik Rihanna ke posisi 12. Diambil dr Original Soundtrack Happy Feet 2, Bridge Of Light sedikit mengobati rasa kangen fans-nya P!nk yg kabarnya tahun 2012 ini bakalan merilis album terbaru dia di bawah label barunya RCA record!
Well, congratulation for P!nk and can't wait for her new material this year!! Untuk runner up minggu ini Gym Class Heroes Ft. Neon Hitch dgn single kolaborasi mereka yg keren Ass Back Home mencoba utk menantang sang jawara, kita liat minggu depan apakah mereka bisa menggeser P!nk!!
Sementara untuk list NEW ENTRY minggu ini untuk pertama kalinya di isi FULL oleh para PRIA, kecuali single Drake yg duet dgn Rihanna, inilah mereka THE MAN'S FIGHT new entry minggu ini:
1. The All-American Rejects - Beekeeper's Daughter (#40)
Single pertama dr album " Kids In The Street"
2. LMFAO - Sorry For Party Rocking (#38)
Single ke-3 dr album " Sorry For Party Rocking"
3. Drake Ft. Rihanna - Take Care (#35)
Single ke-4 dari album "Take Care"
4. Foster The People - Don’t Stop ( Color On The Wall) (#33)
Single ke-2 untuk wilayah Amerika namun merupakan single ke-4 dr album yg diberi titel "Torches"
5. Train - Driven By (#30)
Single pertama dr album yg belom dikasih titel yg bakalan dirilis bulan Maret 2012
No LW WOC Artist Title
1 7 9 P!nk Bridge of Light
2 3 8 Gym Class Heroes Ft. Neon Hitch Ass Back Home3 5 10 Avril Lavigne Wish You Were Here
4 6 7 Will.I.Am Ft. Jennifer Lopez & Mick Jagger T.H.E (The Hardest Ever)
5 9 9 Evanescence My Heart is Broken
6 10 8 Selena Gomez and The Scene Hit The Lights
7 12 7 Sean Paul She Doesn't Mind
8 13 6 The Cranberries Tomorrow
9 14 5 Lana Del Rey Born To Die
10 15 8 Big Time Rush Ft. Mann Music Sounds Better Without You
11 18 6 David Guetta Ft. Nicki Minaj Turn Me On
12 1 9 Rihanna You Da One
13 2 10 Lady Gaga Marry The Night
14 16 7 Mike Posner Looks Like Sex
15 17 5 Kelly Clarkson What Doesn't Kill You (Stronger)
16 4 9 Amy Winehouse Ft. Nas Like Smoke
17 19 7 Chris Brown Ft. Kevin McCall Strip
18 21 5 Alexandra Stan Feat. Carlprit One Million
19 22 4 Flo Rida ft. Sia Wild Ones
20 20 6 Karmin Crash Your Party
21 23 5 Guy Sebastian Don't Worry Be Happy
22 25 3 Taylor Swift feat. The Civil Wars Safe & Sound
23 8 11 Evan T Feat. Avril Lavigne Best Years Of Our Lives
24 26 4 Adam Lambert Better Than I Know Myself
25 27 5 Julia Volkova All Because Of You
26 28 3 Cobra Starship Ft. Mac Miller Middle Finger
27 30 4 Ariana Grande Put Your Hearts Up
28 31 2 Jason Mraz I Won't Give Up
29 11 11 Christina Perri A Thousand Years
30 NEW 1 Train Driven By
31 33 3 Dev Ft. Enrique Iglesias Naked32 34 3 Ashanti Ft. Busta Rhymes The Woman You Love
33 NEW 1 Foster The People Don’t Stop ( Color On The Wall)
34 36 2 Alesha Dixon Do It Our Way (Play)
35 NEW 1 Drake Ft. Rihanna Take Care
36 38 2 Girl's Generation Feat. Snoop Dogg The Boys (Remix)37 21 11 Far East Movement Ft. Rye Rye Jello
38 NEW 1 LMFAO Sorry For Party Rocking
39 29 14 Cher Lloyd feat. Mike Posner With Ur Love
40 NEW 1 The All-American Rejects Beekeeper's Daughter
out from chart :
11 Weslife Lighthouse (Peak position #10)
10 The Fray Heartbeat (Peak position #8)
11 Siti Nurhaliza Ft. Sean Kingston Remember You (Peak position #3)
11 Daughtry Crawling Back to You (Peak position #4)
12 Pitbull Ft. Chris Brown International Love (Peak Position #2)
Minggu, 22 Januari 2012
Album Adorable Adele Laris Manis, Bakal Kalahkan 'Titanic'
Kesuksesan "21" yang telah terjual lebih dari 100 ribu kopi setiap
pekannya selama 33 pekan juga membuatnya sukses bergabung dengan album
lagu tema film box office fenomenal "Titanic" (1997), lagu tema film
"The Bodyguard" (1992) Whitney Houston, album "Ropin' The Wind" milik
penyanyi country Garth Brooks dan "Some Gave All" dari Billy Ray Cyrus
yang sama-sama dikeluarkan pada 1992. Dan tentu saja ini masih akan berjalan, dan semakin jelas Album 21 ini akan menduduki posisi teratas dari lima Album tersebut, whuaaaaaaaaaa Adorable Adele
Kelima album itu mampu bertahan lebih dari 16 pekan di puncak daftar itu. Baru-baru ini kelompok musik rock yang baru saja bubar, David Crowder Band mencatat debut tertinggi pekan ini dengan berada di nomor dua daftar itu dengan album baru "Give Us Rest" yang terjual lebih dari 50 ribu kopi.
Kelima album itu mampu bertahan lebih dari 16 pekan di puncak daftar itu. Baru-baru ini kelompok musik rock yang baru saja bubar, David Crowder Band mencatat debut tertinggi pekan ini dengan berada di nomor dua daftar itu dengan album baru "Give Us Rest" yang terjual lebih dari 50 ribu kopi.
Sabtu, 21 Januari 2012
My Top 40 Chart Edisi 16 Januari 2012
Mingu
ini Rihanna yg naik tahta dengan single ke-2 nya YOU DA ONE di chart
saya setelah 8 minggu setelah kemaren2 We Found Love juga sempat jd
jawara selama 2 pekan. Sementara Lady Gaga masih betah aja nongkrong di
peringkat ke-2 dgn Marry The Night nya
Di jajaran NEW
ENTRY minggu ini untuk pertamakalinya Girl's Generation berhasil
menerobos masuk dgn single international mereka The Boy dan ada juga
mantan personil Miss-Teeq Alesha Dixon dan sebagai hot shot debut kita
ada single terbaru Jason Mraz.
1. Girl's Generation Feat. Snoop Dogg The Boys (Remix) (#38)
2. Alesha Dixon Do It Our Way (Play) (#36)
3. Jason Mraz - I Won't Give Up (#31)
No LW WOC Artist Title
1 3 8 Rihanna You Da One
2 2 9 Lady Gaga Marry The Night
3 4 7 Gym Class Heroes Ft. Neon Hitch Ass Back Home
4 5 8 Amy Winehouse Ft. Nas Like Smoke
5 6 9 Avril Lavigne Wish You Were Here
6 7 6 Will.I.Am Ft. Jennifer Lopez & Mick Jagger T.H.E (The Hardest Ever)
7 8 8 P!nk Bridge of Light
8 10 10 Evan T Feat. Avril Lavigne Best Years Of Our Lives
9 14 8 Evanescence My Heart is Broken
10 15 7 Selena Gomez and The Scene Hit The Lights
11 1 10 Christina Perri A Thousand Years
12 17 6 Sean Paul She Doesn't Mind
13 18 5 The Cranberries Tomorrow
14 19 4 Lana Del Rey Born To Die
15 20 7 Big Time Rush Ft. Mann Music Sounds Better Without You
16 22 6 Mike Posner Looks Like Sex
17 23 4 Kelly Clarkson What Doesn't Kill You (Stronger)
18 24 5 David Guetta Ft. Nicki Minaj Turn Me On
19 25 6 Chris Brown Ft. Kevin McCall Strip
20 26 5 Karmin Crash Your Party
21 27 4 Alexandra Stan Feat. Carlprit One Million
22 29 3 Flo Rida ft. Sia Wild Ones
23 30 4 Guy Sebastian Don't Worry Be Happy
24 9 10 Far East Movement Ft. Rye Rye Jello
25 31 2 Taylor Swift feat. The Civil Wars Safe & Sound
26 32 3 Adam Lambert Better Than I Know Myself
27 33 4 Julia Volkova All Because Of You
28 34 2 Cobra Starship Ft. Mac Miller Middle Finger
29 11 13 Cher Lloyd feat. Mike Posner With Ur Love
30 36 3 Ariana Grande Put Your Hearts Up
31 1 Jason Mraz I Won't Give Up
32 12 12 Pitbull Ft. Chris Brown International Love
33 37 2 Dev Ft. Enrique Iglesias Naked
34 39 2 Ashanti Ft. Busta Rhymes The Woman You Love
35 13 11 Siti Nurhaliza Ft. Sean Kingston Remember You
36 1 Alesha Dixon Do It Our Way (Play)
37 16 11 Daughtry Crawling Back to You
38 1 Girl's Generation Feat. Snoop Dogg The Boys (Remix)
39 21 10 The Fray Heartbeat
40 28 11 Weslife Lighthouse
out from chart:
13 Beyonce Knowles Countdown (peak position #2)
13 Bruno Mars It Will Rain (peak position #1)
11 Jay Z & Kanye West Ft. Mr. Hudson Why I Love You? (peak position #1)
I WONT GIVE UP
Single baru Jason Mraz, I won't Give Up
menuai sukses setelah meraih penjualan hingga 250.000 dan menduduki
puncak tangga Billboard 'Digital Songs'. Ini merupakan prestasi
fenomenal mengingat single tersebut baru dirilis pada 3 Januari 2012.
Tidak hanya itu, Video resmi I Won't Give Up
yang diunggah di youtube 2 Januari lalu meraih total view hingga
2.500.000. angka tersebut tentu menjadi rekor tersendiri apalagi video
tersebut masih berupa video lirik.
Tanggal 20 Januari fans Jason Mraz akan mendapat kesempatan untuk menyaksikan Mraz menyanyikan I won't Give Up
secara akustik di BING Bar, Park City, Utah. Penampilan tersebut
rencananya juga akan disiarkan melalui live streaming di Facebook resmi Jason Mraz.
Single I Won't Give Up
sendiri bercerita tentang kisah seseorang pria yang mengagumi dan
memimpikan wanita idamannya. Pria tersebut siap melakukan apapun untuk
menjadi kekasih hati wanita pujaannya. Bumbu-bumbu romantis khas Jason
Mraz tetap menjadi suguhan utama di single ini.
Underworld: Awakening
Film ini secara mendasar mengambil kejadian dari "Underworld: Evolution" dan ditambahi beberapa elemen dan karakter baru.
"Underworld kini tidak lagi sangat 'under' (dibawah)," ujar bintang Inggris yang menjad pemeran utama sekuel terebut, Kate Beckinsale kepada MTV News. "Manusia sadar akan keberadaan vampir dan manusia serigala. Awalnya saya bangun dan menyadari telah koma selama 12 tahun dan segala sesuatunya telah berbeda. Begitu saya mengetahui apa yang tengah terjadi, kemudian saya menemukan fakta bahwa saya memiliki putri berusia 12 tahun, dan itu kisah mencengangkan bagi karakter saya," tuturnya.
Pendatang baru, Theo James, aktor Inggris yang memainkan vampir muda dan pemberontak bernama David, menuturkan, "Dalam kisah ini kami mendorong batas-batas sedikit. Anda akan memiliki banyak karakter dan efek ketegangan lebih besar. Ini adalah film 90 menit yang tak benar-benar berhenti."
Satu karakter baru, India Eisly, yang memerankan putri baru Selene sepakat dengan pandangan keduanya. "Ini benar-benar aksi nonstop, dari dan kembali, dari dan kembali ke aksi, begitu terus."
Sang sutradara, Michael Ealy mengungkapkan sesuatu yang baru dan berbeda dalam film tersebut. "Pengambilan gambar dan syutin dilakukan dalam 3D dan untuk pertama kali ada komponen manusia," ujarnya. "Saya tidak bermaksud memberi spoiler namun ini kali pertama ada elemen manusia dalam serial ini," ujarnya dengan senyum.
Ealy kemudian berkata bila ada film 'Underworld' kelima dan ia berakhir di sana lagi, ia berharap karakter manusianya tidak bertahan selama itu. "Saya hanya ingin sesuatu berbeda sedikit," ujarnya.
MELANCHOLIA

ARMAGEDDON LARS.
Persiapkan mental dan motivasi Anda jika mau menonton drama psikologis Melancholia. Potensi bosan, ganjil, lamban, muram dan garing, begitu
kental nuansanya. Lebih dahsyat lagi, faktor-faktor tersebut terjadi
nyaris dari awal hingga berakhirnya film yang durasinya lebih dari 2 jam
itu. Nama Lars Von Trier yang dikenal sebagai sineas indie dengan
film-film yang jauh dari komersil (Dancer in the Dark), bahkan mengarah ke kontroversial (Anti Christ), juga belum apa-apa sudah menjadi magnet yang kurang menggigit.
Barangkali karena ada faktor Kirsten Dunst, Melancholia sedikit
dilirik. Atau buat para penikmat drama, melihat bintang watak
meng-internasional seperti Charlotte Gainsburg, Stellan Skarsgard,
Charlotte Rampling, John Hurt, Jesper Christensen dan Udo Kier, film ini
barangkali menjadi salah satu santapan wajib dengan segala
konsekuensinya.
Film dibagi 2 oleh Von Trier. Part One berjudul “Justine”, sedangkan part Two “Claire”. Dua
nama ini sekaligus merupakan karakter utama, berstatus adik kakak.
Justine (Dunst) adalah calon pengantin yang siap merayakan pesta
pernikahannya bersama Michael (Alexander Skarsgard) di rumah istana
milik Claire (Gainsburg) dan suaminya, John (Kiefer Sutherland). Namun,
pesta ini berjalan jauh dari yang dibayangkan semua orang, hingga
pernikahan Justine-Michael pun batal. Problem diperparah oleh sosok ayah
Justine, Dexter (Hurt) yang rada slebor, lalu sang ibu, Gaby
(Rampling) yang super sinis, Jack (Stellan) bos Justine yang licik,
hingga masalah pribadi Justine dan karakter Claire sendiri yang
belakangan didera depresi sangat berat. Konon, perubahan sikap serta
depresi tersebut diakibatkan oleh ancaman planet biru Melancholia yang
akan menabrak bumi dalam hitungan hari.
Melancholia merupakan buah karya orisinil Von Trier yang didasarkan pada pengalaman pribadi yang pernah mengalami depresi. Dicampur dengan tema science-fiction, Von Trier menggarap film ini dengan gaya dan pengarahan sesuai keinginannya. Banyak scenes
yang memang terasa ganjil dan kurang menarik bagi sebagian besar
penonton awam yang tidak biasa melihat penuturan Von Trier. Temanya yang
sudah aneh, diperburam oleh potret karakter yang serba non-simpatik.
Anehnya, film yang datar seperti ini dibuat Von Trier agar penonton
penasaran dan bersedia menahan diri hingga akhir film. Settingnya
tergolong indah, beberapa tampilan visual juga mengedepankan art termasuk kehadiran planet kalem tapi maut itu. Hal yang paling penting, Von Trier sukses mengarahkan seluruh cast-nya, terutama Dunst yang berani pamer aurat. Piala Oscar biasanya gembira dengan hal semacam ini…
Cerita: 7/10
Pemain: 8/10
Ending: 7/10
Keseluruhan: 7/10
Pemain: Kirsten
Dunst, Charlotte Gainsburg, Kiefer Sutherland, Alexander Skarsgard,
Stellan Skarsgard, Charlotte Rampling, John Hurt, Jesper Christensen,
Udo Kier, Brady Corbet
Sutradara: Lars Von Trier
Naskah: Lars Von Trier
Durasi: 130 menit
Bujet: $8 juta
Distributor: Nordisk Film
Opening weekend: $257,174 (limited)
Jumat, 20 Januari 2012
Kamis, 19 Januari 2012
Hugo

Hugo
merupakan sebuah drama keluarga yang berkisah mengenai seorang anak
yang tinggal dengan ayahnya setelah mereka ditinggal selama-lamanya oleh
ibunya. Sebelum ayahnya juga meninggal, Hugo ‘diwarisi’ sebuah
penemuan yang belum selesai dikerjakan mendiang ayahnya. Maka, Hugo pun
berupaya untuk menyelesaikannya melalui upaya yang dilakukannya.

Ben
Kingsley sangat tersentuh akan cerita film ini yang dibuat oleh John
Logan. Selain itu, di mata Ben, sutradara film ini (Martin Scorsese)
dianggapnya sebagai sutradara yang memiliki sentuhan ajaib karena bisa
mengombinasikan segala unsur sehingga keluarlah film Hugo yang
sarat akan hal-hal positif yang berguna dalam kehidupan ini. Tak heran
bila Ben dan segenap kru yang terlibat dalam penggarapan film ini
menampilkan segenap kapabilitas terbaik mereka. Hasilnya, pemasukan
minggu pertamanya tidaklah bisa dikatakan sedikit.

Cast: Ben
Kingsley, Sacha Baron Cohen, Asa Butterfield, Chloe Grace Moretz, Jude
Law, Ray Winstone, Christopher Lee, Richard Griffiths, Emily Mortimer,
Frances de la Tour, Helen McCrory, Michael Stuhlbarg

Director: Martin Scorsese
Screenplay: John Logan
Distributor: Paramount Pictures
Release: 18 November 2011
Rating-o-meter: 6/10
Worldwide BO pred: $150 juta

Selasa, 17 Januari 2012
Senin, 16 Januari 2012
The 69th Annual Golden Globe Awards
BEST PICTURE, DRAMA
The Descendants
The Help
Hugo
The Ides of March
Moneyball
War Horse
BEST PICTURE, MUSICAL OR COMEDY
50/50
The Artist
Bridesmaids
Midnight in Paris
My Week with Marilyn
BEST DIRECTOR
Woody Allen, Midnight In Paris
George Clooney, The Ides of March
Michel Hazanavicius, The Artist
Alexander Payne, The Descendants
Martin Scorsese, Hugo
BEST ACTOR, DRAMA
George Clooney, The Descendants
Leonardo DiCaprio, J Edgar
Michael Fassbender, Shame
Ryan Gosling, The Ides of March
Brad Pitt, Moneyball
BEST ACTRESS, DRAMA
Glenn Close, Albert Nobbs
Viola Davis, The Help
Rooney Mara, The Girl with the Dragon Tattoo
Meryl Streep, The Iron Lady
Tilda Swinton, We Need to Talk About Kevin
BEST ACTOR, COMEDY OR MUSICAL
Jean Dujardin, The Artist
Brendan Gleeson, The Guard
Joseph Gordon Levitt, 50/50
Ryan Gosling, Crazy Stupid Love
Owen Wilson, Midnight in Paris
BEST ACTRESS, COMEDY OR MUSICAL
Jodie Foster, Carnage
Charlize Theron, Young Adult
Kristen Wiig, Bridesmaids
Michelle Williams, My Week With Marilyn
Kate Winslet, Carnage
BEST SUPPORTING ACTOR
Kenneth Branagh, My Week with Marilyn
Albert Brooks, Drive
Jonah Hill, Moneyball
Viggo Mortensen, A Dangerous Method
Christopher Plummer, Beginners
BEST SUPPORTING ACTRESS
Berenice Bejo, The Artist
Jessica Chastain , The Help
Janet McTeer, Albert Nobbs
Octavia Spencer, The Help
Shailene Woodley, The Descendants
BEST SCREENPLAY
Midnight in Paris, Woody Allen
The Ides of March, George Clooney, Grant Heslov, Beau Willimon
The Artist, Michel Hazanavicius
The Descendants, Alexander Payne, Nat Faxon and Jim Rash
Moneyball, Steven Zaillian and Aaron Sorkin
BEST ANIMATED FEATURE
The Adventures of Tintin
Arthur Christmas
Cars 2
Puss in Boots
Rango
BEST FOREIGN LANGUAGE FILM
The Flowers of War
In The Land of Blood and Honey
The Kid WIth The Bike
A Separation
The Skin I Live In
BEST ORIGINAL SCORE
The Artist, Ludovic Bource
W.E., Abel Korzeniowski
The Girl with the Dragon Tattoo, Trent Reznor and Atticus Ross
Hugo, Howard Shore
War Horse, John Williams
BEST ORIGINAL SONG
"Lay Your Head Down," Albert Nobbs
"Hello Hello," Gnomeo and Juliet
"The Living Proof," The Help
"The Keeper," Machine Gun Preacher
"Masterpiece," W.E.
Minggu, 15 Januari 2012
IMMORTALS

Akibat
merasa doanya tak terkabul dan keluarganya menderita penyakit, raja
Hyperion, bersumpah akan mengacau di Olympus, mencari Epirus Bow yang
sakti, termasuk ingin membebaskan para Titans dengan tujuan
menghancurkan para dewa. Ulah nekat Hyperion mendapat perlawanan dari
Theseus yang dibantu oleh Stavros dan Phaedra. Theseus juga mendapat
support para dewa seperti Zeus, Athena, Poseidon hingga Apollo.

Dengan
bujet sekitar $120 juta, film ini memang mengutamakan setting, kostum,
efek dan pemanfaatan kamera 3D demi jualan ke pasarnya. Tarsem Singh,
sutradara berdarah India, tergolong beruntung karena dipercaya untuk
menggarap kisah kolosal fantasi semacam ini. Kendati begitu, sebenarnya
agak sedikit riskan memberi film yang berpotensi jadi kemasan
spektakuler ini, ke tangan sineas yang minim buat film. Singh yang
torehannya baru The Cell dan The Fall, terasa belum
menemukan sentuhan blockbuster, kendati sang sineas dianggap hebat
untuk urusan pembuatan klip iklan. Cast film yang tadinya hendak diberi
tajuk War of the Gods ini tergolong sederhana dan murah meriah. Mickey Rourke pun sepertinya bakal kurang perkasa aktingnya di sini.

Cast: Henry Cavill, Stephen Dorff, Luke Evans, Kellan Lutz, Freida Pinto, John Hurt, Isabel Lucas, Mickey Rourke
Director: Tarsem Singh
Screenplay: Charlie Parlapanides, Vlas Parlapanides
Distributor: Relativity Media
Release: 11 November 2011
Rating-o-meter: 6/10
Worldwide BO pred: $175 juta
Review – Rise of the Planet of the Apes (2011)

” Evolution Becomes Revolution “
Banyak yang menyangka bahwa film in berdiri sendiri, tidak ada film lain sebelumnya , padahal ini justru film ke enam.....Lima film, satu remake, dua
serial televisi dan buku-buku komik, jadi bagaimana caranya meneruskan
salah satu saga fiksi ilmiah paling populer Hollywood berusia 4 dekade
lebih satu ini? Jawabannya sama seperti yang sudah dilakukan oleh J.J
Abrams atau Matthew Vaughn dengan Star Trek (2009) dan X-Men: First Class (2011), membuat prekuel sekaligus secara tidak langsung menjadikannya sebuah reboot halus. Ya, itulah yang kemudian juga dilakukan oleh para petinggi 20th Century Fox dalam rangka memperpanjang umur franchise Planet of the Apes mereka, dan ini bukan semata-mata untuk mengeruk lebih banyak Dollar, mereka tampaknya tidak pernah main-main untuk menjadikan Rise of the Planet of the Apes sebuah start awal yang luar biasa dari sebuah saga baru.
Rise of the Planet of the Apes
membuka kisahnya jauh sebelum era para Astronot malang yang terdampar di
sebuah planet asing yang dikuasai oleh primata-primata pintar dalam Planet of The Apes original (1968) maupun versi daur ulangnya (2001), dan karena ini juga adalah sebuah reboot
anda juga bisa menghilangkan keberadaan dua film itu dan memulainya
dari sini. Jadi mari kita bertemu Caesar (Andy Serkis). Ia adalah
Simpanse cerdas yang berhasil diselamatkan oleh ilmuwan Will Rodman
(James Franco) dari sebuah percobaan medis yang dianggap gagal. Tentu
saja sebenarnya percobaan itu tidak pernah gagal, Caesar adalah bukti
hidup. Simpanse kecil ini kemudian tumbuh menjadi spesies kera super
unggul dengan kecerdasan yang berkembang fantastis bahkan mampu menyamai
manusia. Dan berawal dari sebuah peristiwa tak terduga, Caesar terpaksa
mengalami penderitaan yang secara tidak langsung menjadi awal sebuah
revolusi besar-besaran yang berujung peperangan antara primata versus
manusia.
Awalnya mungkin tidak pernah ada yang menganggap serius proyek Rise of the Planet of the Apes, bagi kebanyakan orang ini hanya akal-akalan 20th Century Fox untuk
mempertebal isi dompet mereka dengan kembali membangunkan franchise
lama mereka, apalagi mengingat versi remake-nya 10 tahun lalu yang
ditangani oleh Tim Burton banyak mendapatkan kritikan tajam walaupun
dari segi finasial sendiri cukup memuaskan, tapi semua pendapat miring
itu kemudian berhasil dimentahkan disaat ratusan kera yang dipimpin oleh
Rupert Wyatt ini berhasil ‘menampar’ telak para penontonnya Agustus
lalu – Indonesia sendiri baru rilis September ini, menjadikannya sebuah
suguhan fiksi ilmiah paling hebat tahun 2011, bahkan perolehan box-office-nya sendiri pun berbanding lurus dengan kualitas yang dihadirkannya, impresif.

Rahasianya, selain pada penyutradaraan
apik Wyatt, termasuk bagaimana ia berhasil mengeksekusi segala
momen-momen hebat didalamnya dengan cepat dan efisien ada juga pada
kualitas naskah menyegarkan dan padat-berisi yang ditulis oleh duo screenwriter-nya
Rick Jaffa dan Amanda Silver. Ya, Wyatt tampaknya tahu benar bagaimana
menerjemahkan naskahnya dengan sangat baik dan sefektif mungkin tanpa
pernah mau membuang-buang waktunya dengan percuma pada adegan-adegan
tidak perlu yang berpotensi merusak, seperti romansa antara Franco dan
Pinto yang mampu diminimalisir semaksimal mungkin, meninggalkan kita
pada konflik utama bagaimana jika manusia terlalu jauh bermain sebagai
Tuhan termasuk didalamnya turut menjadi saksi berkembangnya karkater
sentral, Caesar dalam usahanya mencari jati dirinya. Ya, Caesar
layakanya nama besar yang diberikan kepadanya sanggup menjadi pusat
gravitasi, segalanya bagi Rise of the Planet of the Apes. Ia tidak pernah berhenti mengejutkan kita sejak Rodman membawanya pulang dari laboratorium Gen-Sys.
Tanpa dialog Caesar sukses ‘mengikat’ erat dirinya tidak hanya pada
Franco dan John Lithgow yang berperan sebagai Charles Rodman, ayah Will
tapi juga kepada setiap penontonnya, membuat kita seakan-akan
terhipnotis di tempat duduk masing-masing untuk tidak pernah berhenti
merasakan apa yang dialami Caesar, melihat setiap tingkah lakunya yang
mengagumkan atau bagaimana cara berpikirnya yang tidak pernah terduga
untuk ukuran seekor kera, dan kemudian menunggu kejutan-kejutan apa lagi
yang akan dibuat Simpanse super pintar ini di menit-menit selanjutnya,
hingga pada puncaknya yang mengetarkan ia kemudian memimpin sebuah
revolusi besar-besaran yang digambarkan dengan dramatisasi tingkat
tinggi melalui adegan-adegan invasi spektakuler yang sedikit banyak
mengingatkan saya akan serangan besar-besaran mutant dalamX-Men: The Last Stand (2006) yang juga mengambil tempat di jembatan Golden Gate, San Fransisco, bedanya apa yang tersaji di sini efekenya 3x jauh lebih dahsyat ketimbang seri ketiga X-men itu. Trust me, anda harus meyaksikannya sendiri untuk membuktikan bahwa saya memang tidak berlebihan.
Caesar memang bintang besar disini, dan
kita harus berterima kasih pada seorang Andy Serkis karenanya. Ya,
setelah sebelumnya sukses menjadi Gollum dalam mega trilogi Lord of The Ring, Gorilla raksasa dalam King Kong
yang keduanya kebetulan di besut oleh Peter Jackson, kini Serkins
kembali membuktikan kepiawaiannya mengolah gerak tubuh primata lain
dengan balutan efek motion capture yang spektakuler, bahkan
kalau mau jujur karakter para primata CGI dari berbagai spesies itu
seakan-akan membuat para aktor dan aktris manusianya yang hanya menjadi
pemain pelengkap, lihat saja Freida Pinto salah satunya.
Rise of the Planet of the Apes kembali meneruskan tradisi hebat sebuah reboot.
Di awal tahun siapa yang pernah menyangka bahwa ia mampu menjadi sebuah
tontonan fiksi ilmiah seluar biasa ini. Penyutradaraan apik tanpa
pernah menjadi terlalu berlebihan dan terlalu bertele-tele, naskah yang
solid dan tepat sasaran serta performa hebat dari Andy Serkis dalam
balutan Simpanse CGI juga tanpa melupakan elemen-elemen pendahulunya-
dapatkah anda menemukan dimana Charlton Heston berada disini? menjadikan
Rise of the Planet of the Apes memiliki semua apsek untuk membuatnya dapat dengan mudah untuk dicintai oleh penontonnya baik veteran dari saga Planet of the Apes
atau penonton yang baru berkenalan dengannya. Sebuah awal yang
menjanjikan untuk memulai sebuah franchise baru di masa yang akan
datang. Bravo!
Langganan:
Postingan (Atom)
























