Fans FB

Sabtu, 21 Januari 2012

MELANCHOLIA



ARMAGEDDON LARS.
Persiapkan mental dan motivasi Anda jika mau menonton drama psikologis Melancholia. Potensi bosan, ganjil, lamban, muram dan garing, begitu kental nuansanya. Lebih dahsyat lagi, faktor-faktor tersebut terjadi nyaris dari awal hingga berakhirnya film yang durasinya lebih dari 2 jam itu. Nama Lars Von Trier yang dikenal sebagai sineas indie dengan film-film yang jauh dari komersil (Dancer in the Dark), bahkan mengarah ke kontroversial (Anti Christ), juga belum apa-apa sudah menjadi magnet yang kurang menggigit.
Barangkali karena ada faktor Kirsten Dunst, Melancholia sedikit dilirik. Atau buat para penikmat drama, melihat bintang watak meng-internasional seperti Charlotte Gainsburg, Stellan Skarsgard, Charlotte Rampling, John Hurt, Jesper Christensen dan Udo Kier, film ini barangkali menjadi salah satu santapan wajib dengan segala konsekuensinya.
                Film dibagi 2 oleh Von Trier. Part One berjudul “Justine”, sedangkan part Two “Claire”. Dua nama ini sekaligus merupakan karakter utama, berstatus adik kakak. Justine (Dunst) adalah calon pengantin yang siap merayakan pesta pernikahannya bersama Michael (Alexander Skarsgard) di rumah istana milik Claire (Gainsburg) dan suaminya, John (Kiefer Sutherland). Namun, pesta ini berjalan jauh dari yang dibayangkan semua orang, hingga pernikahan Justine-Michael pun batal. Problem diperparah oleh sosok ayah Justine, Dexter (Hurt) yang rada slebor, lalu sang ibu, Gaby (Rampling) yang super sinis, Jack (Stellan) bos Justine yang licik, hingga masalah pribadi Justine dan karakter Claire sendiri yang belakangan didera depresi sangat berat. Konon, perubahan sikap serta depresi tersebut diakibatkan oleh ancaman planet biru Melancholia yang akan menabrak bumi dalam hitungan hari.
                Melancholia merupakan buah karya orisinil Von Trier yang didasarkan pada pengalaman pribadi yang pernah mengalami depresi. Dicampur dengan tema science-fiction, Von Trier menggarap film ini dengan gaya dan pengarahan sesuai keinginannya. Banyak scenes yang memang terasa ganjil dan kurang menarik bagi sebagian besar penonton awam yang tidak biasa melihat penuturan Von Trier. Temanya yang sudah aneh, diperburam oleh potret karakter yang serba non-simpatik. Anehnya, film yang datar seperti ini dibuat Von Trier agar penonton penasaran dan bersedia menahan diri hingga akhir film. Settingnya tergolong indah, beberapa tampilan visual juga mengedepankan art termasuk kehadiran planet kalem tapi maut itu. Hal yang paling penting, Von Trier sukses mengarahkan seluruh cast-nya, terutama Dunst yang berani pamer aurat. Piala Oscar biasanya gembira dengan hal semacam ini…

Cerita: 7/10
Pemain: 8/10
Ending: 7/10
Keseluruhan: 7/10
Pemain: Kirsten Dunst, Charlotte Gainsburg, Kiefer Sutherland, Alexander Skarsgard, Stellan Skarsgard, Charlotte Rampling, John Hurt, Jesper Christensen, Udo Kier, Brady Corbet
Sutradara: Lars Von Trier
Naskah: Lars Von Trier
Durasi: 130 menit
Bujet: $8 juta
Distributor: Nordisk Film
Opening weekend: $257,174 (limited)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar